Saturday, June 11, 2016
7:09:00 AM
tester
Berita Makassar
No comments
MAKASSAR – Razia terhadap penyakit masyarakat digelar Satuan Polisi Panong Praja (Satpol PP) kota Makassar di sejumlah tempat, Jumat (10/6/2016) malam hingga Sabtu (11/6/2016) dini hari.
Tujuannya untuk menjaring pekerja seks komersial (PSK), waria dan pasangan bukan suami istri. Alhasil sedikitnya enam waria diamankan saat sedang mangkal di kuburan Panaikang Jalan Urip Sumoharjo dan Jalan Jendral Sudirman.
Aksi kejar kejaran sempat terjadi antara petugas Satpol PP yang melakukan razia. Bahkan sejumlah waria nekat melompati pagar tembok setinggi tiga meter untuk kabur.
Enam waria berhasil diamankan dan sebuah tas yang diduga ditinggalkan pemiliknya. Petugas mengamankan juga seorang supir DA (35), yang diduga baru saja bertransaksi dengan waria.
Saat dikejar dan dijaring petugas, para waria itu pun berteriak “tubleska ayah”.
Sebelumnya, personil Satpol PP juga berhasil mengamankan pasangan bukan suami istri di indekos berlantai tiga tepatnya di Kelurahan Pandang, Kecamatan Panakkukang
Tak sampai disitu personil Satpol PP juga menyasar indekos di Jalan Paleo Raya yang diduga kerap dijadikan pesta sabu juga digeledah. Alhasil ditemukan ganja, namun pemiliknya tak berada dikamarnya.
Kepala Bidang Penegakan Hukum (Kabidgakum) Satpol PP Kota Makassar, Edward Supriawan mengatakan razia waria dilakukan lantaran meresahkan, apalagi dalam bulan Ramadhan.
“Mereka yang terjaring dibawa ke Balaikota Makassar,” kata Edward. (*)
- See more at: http://lintasterkini.com/11/06/2016/enam-waria-dijaring-satpol-pp-mereka-berteriak-tubleska-ayah.html#sthash.syGeAjNy.dpuf
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


