Thursday, August 18, 2016

Illustrasi Santet Bola Api
Illustrasi Santet Bola Api
MITOS  – Ilmu santet masih merupakan senjata ampuh untuk menuntaskan rasa  dendam dan amarah.  Ini dipakai sebagai jalan terakhir apabila mediasi secara langsung tak kunjung kesampaian. Seperti yang dialami Rosmini (22) yang mengalami kebisuan dan lumpuh layu pasca menolak pinangan beberapa orang pemuda di kampungnya. Rosmini, wanita mungil berparas cantik ini, memang jadi kembang desa di kampungnya, sehingga banyak pemuda yang meminangnya.
Namun kedua orang tuanya tak kunjung menerimanya akibat belum adanya pemuda yang dianggap cocok untuk menjadi pendamping hidup putrinya. Hal ini diutarakan oleh Sitti Alang (40) salah seorang kerabatnya, ketika ditemui oleh MITOS di Bone beberapa waktu yang lalu.
Kepada wartawan Mitos, Alang  menceritakan penderitaan yang dialami oleh keponakannya dengan dialek bugis yang kental.
“Setengah matiki kodong keponakanku ini, setelah lamarannya orang ditolak, tiba-tiba keesokan harinya dia tak dapat bicara dan tak bisa berjalan. Bandannya lemas seperti tak ada tulang, terus tangan kanannya itu cakkoroki (mengkerut), wededeh… kasian sekali kodong” kisahnya.
“Sudah banyakmi sandro (paranormal) yang datang mengobatinya akan tetapi mereka belum berhasil menyembuhkannya, karena menurut sandro, penyakitnya campur-campurki bede” imbuhnya lagi.
Penyakit yang diderita akibat ilmu santet ini didapatkan karena ketika waktu magrib menjelang tiba, Rosmini masih asyik mencuci piring hingga menjelang waktu Isya. Ketika mencuci piring itulah dia merasakan tiupan angin panas menerpa dirinya yang membuat perasaannya tidak enak sehingga dia menghentikan kegiatannya lalu beranjak ke tempat tidur. Naasnya, keeseokan harinya dia tak dapat menggerakkan lagi sekujur tubuhnya bahkan untuk bicarapun dia tak bisa.
Baji, salah seorang saksi mata yang menyaksikan fenomena aneh pada malam itu bertutur kepada MITOS, bahwa dia menyaksikan bola api yang terbang ke arah rumah Rosmini.
“Malam itu saya duduk-duduk di depan rumah sambil merokok, tiba-tiba saya melihat bola api sebesar bola kaki menuju rumah Ros sebanyak  dua kali.  Aawalnya dia meleset ke samping rumah mengenai pohon kelapa dan yang kedua tepat mengenai coppo bola (pucuk rumah)” tuturnya.
“Pohon yang terkena bola api itu pucuknya sampai hangus, liatmaki ke atas pohon” ujarnya sembari menunjuk kearah pohon kelapa yang memang masih nampak mengering seperti terkena api.
Menurut tim gaib MITOS, fenomena santet seperti di atas, harus disikapi dengan cukup hati-hati. Karena  biasanya kedua belah pihak memiliki dasar kesalahan. Misalnya cara penolakan pinangan yang harus dibahasakan dengan lebih halus agar tidak terjadi ketersinggungan. Sedangkan pihak yang ditolak jangan sampai menempuh cara-cara keji seperti itu, karena apabila kita melakukannya maka kita akan keluar dari agama atau kafir. Solusi penyembuhannya adalah dengan terus berusaha mencari pengobatan hingga bertemu dengan jodohnya ada pepatah agama yang mengatakan tidak ada penyakit yang  tak ada obatnya, kecuali kematian. (Awing)
Comments
0 Comments

0 comments:

Post a Comment

mind

Categories

Visitors

Sample Text

Flag Counter







Fanspage

Popular Posts