Monday, October 10, 2016


Mahluk Halus Taman Macan Sering Usir Pasangan Indehoi
Warga Makassar berolah raga pagi di Taman Macan Jl.Sultan Hasanuddin. Setiap pagi dan sore taman ini ramai ditempati olah raga jalan kaki (MITOS)
MITOS – Taman Macan yang terletak di sisi Jl.Sultan Hasanuddin/Jl.Balaikota Makassar, berdekatan dengan kantor Pos besar. Taman ini berbentuk segi tiga, dan terdapat patung Macan di sudut selatan taman. Mahluk Halus
Taman ini menjadi taman binaan Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Makassar, dengan taman yang tertata rapi dengan kembang berbagai jenis, serta rimbunan pepohonan yang segar dengan nuansa hutan kota. Mahluk Halus Taman Macan Sering Usir Pasangan Indehoi.
Di areal taman bagian selatan, yang berbatasan dengan kanal yang melintas ke arah laut, terdapat kantor Lurah Baru. Kantor ini juga ditata apik dengan taman yang asri. Nyaris di taman ini sepanjang hari masyarakat datang beraktifitas terutama untuk olah raga. Bahkan sampai malam hari pun masyarakat utamanya kalangan remaja rajin ke tempat ini terutama yang bersama dengan pasangan. Ada sejumlah tempat duduk di taman ini yang menjadi tempat bersendagurau. Itulah sisi alamianya Taman Macan yang sudah populer sejak lama sebagai objek wisaya taman di jantung kota Makassar. Letaknya memang tak jauh dari kantor Walikota Makassar yang terletak di Jl.Ahmad Yani.

Mahluk Halus Aura Mistik

Dari sisi mistik, Taman Macan ternyata punya aura mistik yang keras. Terdapat ribuan bangsa jin yang menempati pepohonan di taman ini. Tim gaib MITOS, Selasa 4 Oktober 2016, berhasil berkomunikasi dengan salah satu jin penjaga Taman Macan, yang sudah menempati taman ini sejak ratusan tahun. Jin pria ini bernama Dg Rumpa. Dg Rumpa bercerita, bahwa bangsanya yang menempati taman ini merasa punya kewenangan menjaga taman agar tidak dikotori oleh orang yang datang. Dg Rumpa juga tak senang bila ada orang yang buang air kecil sembarangan di areal taman. Apalagi bila mereka juga berbuat aneh-aneh.
1
Remaja yang menikmati taman di sore hari (MITOS)
Dg Rumpa mengakui, dia bersama para jin lainnya di tenpat ini, utamanya pada malam hari, selalu berusaha mengusir orang yang datang berpasangan pria/wanita di tempat ini, apabila mereka melakukan hal-hal yang tidak senonoh. Kata Dg Rumpa, banyak pasangan muda-mudi datang duduk-duduk di taman ini, kemudian ujung-ujungnya mereka bercumbu-cumbu, peluk-pelukan, bahkan banyak yang lebih jauh dari itu, yakni berbuat mesum utamanya pada malam hari. Mahluk Halus Taman Macan Sering Usir Pasangan Indehoi
Apabila sudah terjadi hal-hal seperti ini utamanya di malam hari, Dg Rumpa bersama jin-jin lainnya kemudian berusaha mengusir mereka, dengan cara mengerumuni pasangan yang dimabuk cinta tersebut, sehingga bulu kuduk mereka berdiri. Dengan merasakan bulu kuduk berdiri, biasanya barulah mereka sadar kalau ada mahluk halus mengusirnya, lalu mereka cepat-cepat meninggalkan taman.
Namun, kata Dg Rumpa, terkadang ada juga yang bandel sekali. Biar sudah dikerumuni mahluk halus, tetap saja dilanjutkan perbuatan kotornya. Mereka terlihat lebih memilih meneruskan percumbuannya tanpa merasakan takut walaupun bulu kuduknya sudah tegang berdiri. Dan kalau sudah demikian, maka Dg Rumpa biasanya berusaha memperlihatkan dirinya untuk menakut-nakuti mereka. Hanya saja, kata Dg Rumpa, dia hanya sewaktu-waktu menampakkan dirinya, sebab untuk menampakkan diri energinya terkuras.
Dg Rumpa menyarankan, agar kiranya Satpol PP sering-sering datang ke tempat ini mengontrol utamanya di malam hari. Agar taman ini tidak semakin kotor akibat ulah mesum pasangan anak-anak muda.
Di taman ini, juga sering datang ruh manusia terutama yang ruh mereka yang mati dibunuh kawasan ini. Ada ruh wanita yang sering datang ke taman ini, dia mati dibunuh tak jauh dari taman, saat dia pulang subuh dari tempat kejanya di Jl.Nusantara.
Dg Rumpa juga bercerita tentang ruh Sumiati yang sering datang ke taman ini. Kata dia Sumiati diperkosa beramai-ramai pada malam hari di tepi sungai/ kanal dekat kantor walikota lama yang sekarang dijadikan museum kota yang terletak di Jl.Balaikota. Itu kejadian sekitar tahun 70-an.
Waktu itu Sumiati ditinggal suaminya pergi berlayar. Akibat perkosaan itu, Sumiati hamil. Dan dia kemudian mati gantung diri di sebuah tempat antara  kantor Pos besar dan kawasan Benteng Ujung Pandang. Dan sejak kematian Sumiati hingga beberapa tahun kemudian, banyak pria yang ditemukan meninggal akibat cekikan di leher. Ruh Sumiati, yang lebih populer disebut Setan Suamiati, sangat dendam terhadap para lelaki yang memperkosanya tersebut. Setan Sumiati selalu mencari korban untuk pelampiasan dendamnya.
Sampai saat ini, cerita tentang Setan Suamiti masih sering diperbincangkan. Bahkan tukang becak yang mangkal di Jl.Onta Lama dekat kuburan Dadi, Makassar, konon masih sering melihat Setan Sumiati. Ada yang beranggapan, makam Sumiati diperkirakan berada di kuburan Dadi. Wallahu alam, tim gaib MITOS belum melakukan pencarian jejak dimana sesungguhnya letak makam almahumah Sumiati. darna
Comments
0 Comments

0 comments:

Post a Comment

mind

Categories

Visitors

Sample Text

Flag Counter







Fanspage

Popular Posts