Monday, June 20, 2016



MAKASSAR – Program Makassar Tidak Rantasa’ yang dicanangkan Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto dan Wakil Wali Kota Syamsu Rizal sangat ditentukan oleh kesadaran masing-masing warga untuk menjaga agar lingkungan tempat tinggalnya tetap bersih.
Namun, tahukah anda siapa sebenarnya sosok yang paling berperan dan memiliki andil di balik Makassar Tidak Rantasa’?. Mereka adalah para pekerja yang setiap harinya membersihkan sudut-sudut Kota Makassar yang dipenuhi sampah.
Tanpa mengenal waktu, setiap subuhnya saat masyarakat masih terlelap, merekalah yang membersihkan dan mengangkut semua sampah yang dibuang oleh masyarakat.
Petugas penyapu jalan sepatutnya mendapat perhatian semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat sebagai produsen sampah. Karena merekalah sehingga permasalahan sampah di Kota Makassar dapat diminimalisir.
Petugas penyapu jalan yang membuat masyarakat dapat merasakan kondisi Kota Makassar tetap nyaman dan bersih dari sampah yang berserakan.
Salah satu sosok yang pantas disebut pahlawan di balik Makassar Tidak Rantasa’ adalah Nurdin (69 tahun). Nurdin sudah bekerja sebagai penyapu jalan lebih dari 5 tahun. Bertugas menyapu Jalan Ahmad yani, Makassar.
Dengan usia yang terbilang tua, bapak dengan 4 orang anak ini masih semangat untuk membersihkan Jalan Makassar agar program pemerintah mengenai Makassar Tidak Rantasa’ berjalan dengan baik dan warga Kota Makassar dapat beraktivitas dengan nyaman. Salute !.
Hanafi (47 tahun) yang bertugas sebagai penyapu jalan di kecamatan Panakkukang menganggap program Makassar Tidak Rantasa’ merupakan program yang sangat baik dan dapat menyelamatkan warga kota Makassar dari rasa tidak nyaman akibat sampah. “Saya salut dengan program pemerintah karena kami para petugas diarahkan, jika melihat sampah di setiap sudut kota harus dibersihkan,” ujar pak Hanafi.


Comments
0 Comments

0 comments:

Post a Comment

mind

Categories

Visitors

Sample Text

Flag Counter







Fanspage

Popular Posts