Sunday, October 16, 2016

Arwah Mirna Selalu Hadir di Sidang Jessica
Mayat Mirna Salihin sebelum dikebumikan
MITOS – Cerita tentang kematian Mirna Salihin akibat sianida, yang kemudian meyeret Jessica ke meja hijau, masih menanti pembelaan atau pledoi di persidangan, untuk kemudian hakim memutuskan seperti apa keputusan hukum.
Terkait hal itu, paranormal Mbah Mijan menayatakan perkiraannya untuk kasus kopi sianida yang menewaskan Wayan Mirna Salihin. Dari hasil penerawangannya, dia menyebut pelaku yang membunuh Mirna adalah orang berinisial J.
“Prediksi saya pelakunya berinisial J. Tapi sekali lagi ini hanya prediksi, sekadar menduga,” kata Mbah Mijan saat berada di Bintaro, Jakarta Selatan, Senin (10/10) seperti dikutip jpnn.
Tidak hanya memprediksi, pria 32 tahun itu mengungkapkan cerita lain di balik persidangan Jessica. Menurut Mbah Mijan, hingga saat ini hakim masih dirundung kebimbangan tentang pelakunya.”Hakimnya masih galau,” ujarnya.
Namun di sisi lain, Mbah Mijan melihat selalu ada aura gaib yang hadir dalam persidangan Jessica. Dia melihat arwah Mirna terus memantau persidangan.
“Percaya atau tidak percaya, orang yang dibunuh itu tetap datang melihat proses hukummnya. Dia melihat sidangnya. Bahkan satu dari hakim pernah bermimpi tentang Mirna,” jelasnya.
Para Majelis Hakim yang menangani kasus kematian Wayan Mirna Salihin memang dikabarkan telah didatangi roh Mirna Salihin lewat mimpi. Tujuanya untuk memberi tahu, siapa pelaku pembunuh sebenarnya. Hanya saja apakah hakim yang bermimpi itu akan menjadikan pertimbangan hukum atau tidak, entahlah.
Mbah Mijan menawarkan beberapa cara mistis yang bisa digunakan untuk mengetahui siapa pelaku yang menabur sianida di kopi Mirna. Cara pertama dengan menggunakan ilmu gendam penakluk sukma.
“Gendam bisa mempengaruhi alam bawah sadar seseorang untuk berkata yang sejujur-jujurnya,” katanya  dikutip dari WowKeren.com. Proses gendam bisa dilakukan hanya dengan menatap mata atau menyentuh bagian rahasia dari seseorang. Cara kedua pun dengan menggunakan jaelangkung.
“Jaelangkung yang akan saya buat tidak perlu harus dipegang orang lain, tapi langsung dipegang sama yang bersangkutan. Kalau tak bersalah, siapa pun akan berani memegang jaelangkung,” paparnya. Lebih lanjut ia menjelaskan kalau arwah orang yang sudah meninggal memang tidak bisa didatangkan.
Kendati demikian, khorin atau roh semu orang meninggal bisa dihadirkan. “Setiap orang memiliki khorin. Dalam tubuh kita ada dua sisi, lahir dan batin, dua ucapan, dua pikiran, dua perasaan dan dua tindakan. Lahir boleh berkata bohong, tapi batin tidak,” tegas Mbah Mijan.
Cara terakhir yakni dengan melakukan sumpah mistis. “Ini mirip dengan sumpah pocong, jika dilakukan dengan kesakralan tinggi, efeknya dalam hitungan hari bisa diketahui,” pungkas pria yang menjadi host “Jejak Paranormal” ANTV itu.
Pembelaan
Ketua tim kuasa hukum Jessica Kumala Wongso, Otto Hasibuan mengaku pihaknya  tengah mempersiapkan pledoi yang akan dibacakan dalam  sidang lanjutan Rabu (12/10) nanti. Menurut dia, Jessica siap membacakan pledoinya.
“Pembelaan kita simpel, dia (jaksa penuntut umum) tuduh ada siandia, kita mau buktikan tidak ada,” beber dia kepada media.
Mantan ketua Peradi ini menambahkan, tidak ditemukan ada racun sianida pada es kopi Vietnam yang ditenggak Wayan Mirna Salihin, yang disebut mengandung racun sianida. Selain itu, tidak ditemukan pula adanya racun sianida dalam jumlah mematikan seseorang pada jasad Mirna.
“Ini menurut Laboratorium forensik (Labfor) Polri, kalau tidak ada racun sianida jadi kasusnya apa? Tidak ada pembunuhan poinnya,” kata dia.
Dia pun menyinggung soal rekaman video Closed Circuit Television (CCTV) Kafe Olivier yang menurutnya tak bisa digunakan sebagai alat bukti dalam perkara tersebut. Otto menilai, rekaman video CCTV Kafe Olivier itu tidak sah sebagai alat bukti.
“Menyangkut CCTV, ada putusan Mahkamah Konstitusi yang mengatakan bahwa ada alat-alat elektronik rekaman dan sebagainya, kalau tidak direkam langsung oleh penyidik, gak bisa dipakai sebagai alat bukti sah. CCTV Kafe Olivier, keberadaannya bukan direkam oleh penyidik, bukan juga diminta penyidik untuk direkam,” tutup dia. darna
Comments
0 Comments

0 comments:

Post a Comment

mind

Categories

Visitors

Sample Text

Flag Counter







Fanspage

Popular Posts