Sunday, October 16, 2016

Heboh Kasrin Pulang Haji Bersama Jin Wanita
Kasrin, tukang becak dibawa jin wanita naik haji
MITOS  Kasrin (59) tukang becak di Dukuh Gembul Desa Sumberejo, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang, yang beberapa waktu lalu diberitakan MITOS naik haji tanpa melalui prosedur, tak membayar ongkos naik haji, tanpa dokumen perjalanan haji, namanya juga tak tercantum di dalam dokumen pemberangkatan haji 2016 di Kementerian Agama Kabupaten Rembang Jawa Tengah – ternyata, setelah 44 hari menunaikan ibadah haji di tanah suci Mekah, sejak Selasa 4 Oktober 2016 lalu dia sudah tiba di rumahnya. Dia juga ikut dalam rombongan haji asal Kabupaten Rembang, tetapi tak seorang jemaah haji maupun petugas haji yang melihat penampakan Kasrin. Padahal dia juga tiba bersama rombongan haji lainnya dan dijemput di mesjid Lasem.
Kepala Kantor Kemenag Rembang, Atho’illah, sebelumnya mengatakan pihaknya belum bisa memastikan apakah Kasrin, benar-benar menunaikan ibadah haji. Ia sempat menginstruksikan petugas pendamping jamaah haji, untuk mencari keberadaan Kasrin di tanah suci.
“Sedari awal, sejak kabar itu santer beredar, kami sudah meminta petugas untuk mencari keberadaan Pak Kasrin di sana,” ucapnya, beberapa hari lalu.
Berdasarkan laporan yang diterimanya, petugas pendamping jamaah haji tak menemukan keberadaan Kasrin di tanah suci.
“Belum sempat ketemu, tapi lantas tak bisa dipastikan begitu saja beliau tak berhaji,” ucapnya. Ditambahkan, terkadang dalam peristiwa tertentu ada hal-hal yang tak bisa dinalar. “Ada alam lain, selain apa yang tampak oleh mata,” imbuhnya dikutip dari tribunjateng.com
Pengakuan Kasrin, dia sudah lama bersahabat dengan seorang jin wanita bernama Bu Indi. Bu Indi sering menumpang di becak Kasrin dengan gratis.
“Sejak berangkat dari Lasem, pada Selasa (23/8/2916) malam, saya terus nginthil (menempel utawa membuntuti, -red) bu Indi,” cerita Kasrin.
Diakui Kasrin, Indi adalah sosok penting di balik kepergiannya berhaji. Indi merupakan sosok mahluk halus dari dunia lain, yang telah menjadi pengguna jasa becaknya sejak sekitar 21 tahun silam.
Menurut Kasrin, rumah Indi tak jauh dari Balai Desa Ngemplak, Kecamatan Lasem, Rembang. Dituturkan, sebelum mengenal Indi, lokasi rumah perempuan itu adalah hamparan tanah kosong.
“Tapi sejak mengenal Indi, dalam pandangan saya di situ ada rumah. Mungkin kalau yang lihat orang lain, ya masih berupa tanah kosong, tak ada rumah di situ,” ucapnya.
Dituturkan, sejak berangkat dari Lasem, Indi selalu berada di dekatnya. Ia diperintahkan oleh Indi, untuk memegangi pakainan bagian belakang sosok perempuan dari dunia lain itu.
“Di dalam bus saat berangkat, bu Indi duduk di samping saya. Kami duduk di bagian tengah, tapi sepertinya orang-orang di bus tak menyadari keberadaan kami,” lanjut dia. Sesampainya rombongan di Debarkasi Donohudan, Boyolali, hal serupa juga dialami Kasrin.
“Sesampainya di Solo dulu ya naik pesawat bareng-bareng dengan rombongan dari Rembang. Ya naik begitu saja, gak diperiksa atau gimana-gimana,” aku Kasrin.
Sesampinya di tanah suci, Kasrin kembali diwanti-wanti oleh Indi agar jangan sekalipun terpisah. Menurut dia, jika sampai terpisah Kasrin tak akan bisa pulang kembali ke tanah air.
“Di sana, di tanah suci selama 44 hari menunaikan ibadah haji, saya selalu nginthil bu Indi. Baik saat sa’i, tawaf mengelilingi Ka’bah, salat, dan lain-lain,” cerita dia.
Tim gain MITOS yang coba menerawang perjalanan haji Kasrin. Sejak keberangkatan dari Rembang ke tanah suci, bu Indi si jin wanita ini ternyata selalu memegang selembar kertas hingga tiba kembali di Rembang bersama Kasrin. Kertas ini yang merupakan media bagi bu Indi untuk melindungi tubuh Karsin dari penglihatan orang-orang di sekitarnya. Karenaya, tak seorang pun dari rombongan haji asal Rembang atau jemaah haji lannya di tanah suci yang bisa melihat penampakan Kasrin.
Hebatnya, sebab ternyata di tanah suci Kasrin dan bu Indi menyerahkan dua ekor unta untuk dijadikan hewan kurban, yang harganya masing-masing Rp.17 juta. Uang itu milik Bu Indi, kata Kasrin. Kasrin sendiri sempat bersedekah Rp2 juta dari uang saku yang dibawanya dari Rembang.
Selama berada di tanah suci, Kasrin agaknya mendapatkan ilmu mengobati orang. Hanya saja gaib yang memberinya ilmu pengobatan ini melarang Kasrin mempublikasikan kemampuannya tersebut ke orang banyak.
Kata tim gaib MITOS, apa yang dialami Kasrin ini tiada lain kecuali atas kekuasaan Allah SWT. Jin bu Indi Juga membantu Kasrin naik haji adalah karena atas izin Allah SWT maha pencipta bumi dan langit serta seluruh isinya. darna
Comments
0 Comments

0 comments:

Post a Comment

mind

Categories

Visitors

Sample Text

Flag Counter







Fanspage

Popular Posts