
MITOS – Seperti diberitakan Majalah MITOS edisi lalu, tentang sosok hantu yang muncul di belakang Neneng saat dia difoto oleh rekannya, Naufal, di lapangan bulutangkis GOR PLN Jl.Hertasning Makassar, Senin 12 September 2016 jam 16.30 ; pada Sabtu sore 17/9/16 MITOS mengundang Dhian Harun alias Neneng untuk wawancara di kafe Olala Jl.Boulevard. Gadis kelahiran 7/7/1993 ini bercerita tentang bangsa jin yang gentayangan di GOR PLN ini.
Cerita Neneng, dia adalah pelatih karate di Karatedo ranting PLN Jl.Hertasing. Maka dia pun selalu melatih olah atlit raga Karate di GOR PLN Hertasing. Di GOR ini juga ada lapangan bulutangkis dimana Neneng tercatat pula sebagai pemain Bulutangkis wanita di sini.
Pada sore menjelang magrib, 12/9/16, Neneng ke GOR tujuan main bulutangkis. Namun ternyata lapangan lagi sepi, maklum hari lebaran Idul Adha. Karena masuk waktu magrib, Neneng bermaksud shalat magrib di mushallah GOR yang terletak di sudut lapangan.
Tetapi Neneng merasakan ada yang melarang shalat, maka dia pun tak jadi shalat. Bahkan dengan samar, maklum lampu penerangan lapangan sebagian besar dipadamkan, ada mahluk halus sebangsa jin yang seolah mengajak Neneng berfoto. Maka Neneng pun minta rekannya, Naufal, untuk memotrenya meskipun di tempat yang agak gelap. Lantas Neneng merasakan ada seseorang yang berdiri di belakangnya. Neneng merasakan bulu kuduknya berdiri, dan minta ke Naufal cukup sekali saja memotret.
Naufal yang memotret Neneng juga kaget sebab lewat kamera dia melihat ada orang berdiri di belakang Neneng, sosok pria, padahal Neneng hanya sendirian difoto. Gemparlah suasana di GOR soal hantu yang muncul di foto Neneng, dan akhirnya termuat di Majalah MITOS.
Neneng merasakan jin yang muncul di fotonya itu adalah jin dari kalangan iblis. Buktinya, jin ini mempengaruhinya agar tidak shalat magrib. Sedang jin lainnya tak pernah ada yang seperti ini, yang menghalangi orang shalat. Kata Neneng, bangsa jin memang juga berbeda-beda, ada yang Islam, ada non muslim, dan banyak yang tak beragama alias keturunan atau kelompok iblis. Bangsa jin tak bisa dijustifikasi bahwa semuanya iblis. “Itu keliru” kata Neneng, yang seolah menyindir banyak penceramah agama yang cuma tahunya menyapu rata bahwa semua jin itu setan atau iblis. “Padahal itu keliru” kunci Neneng.

Neneng sebenarnya memang sejak di SMP sudah punya kemapuan berkomunikasi dengan mahluk halus. Di GOR PLN ini beberapa jin sering ditemani berkomukasi, namun pada umumnya jin di GOR ini tak pernah menghalanginya untuk shalat di mushallah. Neneng sudah terbiasa melihat mereka bangsa jin di tempat ini. Dan mereka sering mengubah dirinya mirip dengan para pemain bulutangkis di tempat ini. Neneng sering dengan leluasa melihat dengan mata kepala sendiri tingkah laku mereka. Mereka suka iseng juga ikut main bulutangkis di tempat ini. Namun tentu saja para pemain bulutangksi tak melihatnya.
Hanya saja pada Senin 12/9/16 tersebut, tiba-tiba muncul jin yang tak dikenal oleh Neneng, yang lantas menggodanya agar tak usah shalat magrib. Dia inilah yang mengarahkan agar Neneng mau difoto. Jin lainnya mengatakan ke Neneng, jin yang satu ini memang lama baru muncul lagi, dan dia sangat ingin dipotret.
Menurut Tim Gaib Majalah MITOS, jin yang muncul di foto Neneng ini, sesungguhnya sudah cukup lama berlatih agar memiliki kemampuan untuk memunculkan dirinya kepada manusia, termasuk kemampuan memunculkan dirinya dalam kamera foto.
Tiak semua bangsa jin memiliki kemampuan menampakkan diri. Mereka harus belajar dan berlatih unuk memiliki kemampuan penampakan. Artinya, tak semua bangsa jin bisa dengan mudah menampakkan diri. Mereka harus melalui proses belajar dan latihan penampakan yang lama. darna

