Amborina Adalah Amborina Amborina Adalah Amborina Amborina Adalah Amborina Amborina Adalah Amborina Amborina Adalah Amborina Amborina Adalah Amborina #amborina #amborina adalah arti kata Amborinaarti kata Amborinaarti kata Amborinaarti kata Amborina arti kata Amborina arti kata Amborina
Thursday, October 20, 2016
Tuesday, October 18, 2016
12:53:00 AM
tester
Artikel, Lokal News, unik
No comments

MITOS – Jemaah haji Indonesia yang tiba di tanah suci Arab Saudi memang seringkali mengalami hal-hal aneh. Dan hal-hal aneh yang dialami bentuknya beragam. Apalagi jemaah haji yang datang ke Mekkah selama di tanah air sering melakukan hal-hal aneh.
Pada perjalan haji tahun ini, yang kini sudah dalam proses perjalanan pulang ke tanah air, tatkala mereka berada di Medinah, dilaporkan bahwa 12 ribu lebih jamaah haji Indonesia yang tiba di kota Nabi, Madinah Al Munawwarah dan berada di kota tersebut selama 9 hari untuk melaksanakan sunnah Arbain di Masjid Nabawi serta berziarah ke makam Rasulullah, ternyata banyak mengalami juga hal aneh.
Sejak kedatangan kloter pertama jamaah haji dari Indonesia di Madinah pada 9 Agustus, beberapa jamaah haji dikabarkan mengalami gangguan kesehatan, bahkan tak sedikit jamaah haji Indonesia yang mengalami dimensia akut atau hilang ingatan.
“Jika ada lingkungan yang baru lagi, mereka bisa kambuh lagi. Pikiran jadi kacau dan akhirnya lupa lagi,” katadr Noki Irawan Saputra, salah satu petugas TKHI (Tim Kesehatan Haji Indonesia) yang berwenang menangani kesehatan jamaah haji Indonesia di Klinik Kesehatan Haji, Madinah.
Menurut Noki, para jamaah haji yang mengalami hilang ingatan ini kebanyakan terserang gangguan lantaran kondisi sekitar tidak mempedulikan.
“Kami sampaikan kepada teman satu kelompoknya agar saling membantu. Jangan ditinggalkan dan saling mengawasi. Takutnya mereka tersesat atau hilang. Dalam gejala gawat, penderitanya bisa muter-muter, panas, kejang-kejang bisa head stroke dan bahkan kematian,” sambungnya.
Kemudian Noki mencontohkan salah satu pasien dengan kasus hilang ingatan, Watem dari Brebes, Jawa Tengah, yang mengalami hilang ingatan sangat parah lantaran teman-teman sekitar mengacuhkannya sehingga mengalami lupa ingatan.
“Ibu Watem ini mengaku masih berada di rumahnya di Jawa Tengah dan seminggu lagi akan berangkat naik haji. Padahal sekarang ini dia sudah berada di Madinah. Ibu ini punya keterbatasan. Butuh bantuan dan tidak bisa dibiarkan sendirian,” tambahnya.
Dia menambahkan, sejak kedatangan jamaah haji Indonesia tanggal 9 lalu, sedikitnya ada tiga orang mengalami hilang ingatan. Dua terpaksa dirawat sementara satu lagi diperbolehkan bergabung dengan jemaah haji lainnya di hotel. “Ini baru tiga yang ditangani, apalagi pas sudah di Makkah yang suasananya lebih ramai,” pungkas dr Noki saat di Madinah. darna
Sumber: kabarmakkah.com
12:53:00 AM
tester
Artikel, International News, unik
No comments

MITOS — Mayat seorang gadis yang telah meninggal 300 tahun lalu mendadak berkedip saat direkam turis yang mengunjungi museum di Katedral Guadalajara, Meksiko, beberapa waktu lalu.
Mayat itu adalah gadis suci yang dibunuh ayahnya karena memilih masuk Katolik. Dikutip dari Tempo.codari Metro, Sabtu, 25 September 2016, mayat gadis itu membuka matanya saat direkam seorang turis.
Dalam rekaman video berdurasi 22 detik itu, mata mayat masih tertutup. Di akhir-akhir rekaman video, gadis itu membuka mata dan menutupnya lagi. Turis itu sebelumnya tidak menyadari mayat gadis yang ia rekam sempat membuka mata.
Dia baru menyadari setelah keluarganya melihat video rekaman tersebut. Dilansir oleh Daily Mail, gadis suci itu bernama Santa Inocencia yang telah diawetkan menggunakan lilin sejak tiga abad silam. Inocencia diawetkan dengan mengenakan gaun warna putih.
St Inocencia meninggal setelah ditikam ayahnya. Cerita itu melegenda karena gadis itu memilih menjadi seorang Katolik dan ditentang ayahnya. Gadis itu sebelumnya berteman dengan seorang biarawati. Ia kemudian dibawa ke Katedral Guadalajara untuk diawetkan. darna
12:52:00 AM
tester
Artikel, International News, unik
No comments

MITOS — Aneh dan misterius, bayi yang baru lahir ini telah mengalami penuaan super dini. Bayi baru lahir biasanya mempunyai tampang lucu, imut dan menggemaskan. Namun berbeda dengan bayi kebanyakan, bayi yang lahir di Magura, Bangladesh, Minggu lalu ini bertampang kakek setua 80 tahun.
Menurut diagnosis dokter, bayi mungil dengan kondisi langka ini mengidap kelainan yang disebut progeria. Bayi yang mengalami progeria memiliki kerutan-kerutan di wajah, kulit yang menyusut, dan mata yang cekung.
“Bayi laki-laki ini juga mempunyai kulit yang kasar, tidak lembut seperti bayi biasa, ” kata dokter yang merawatnya.
Menurut metro.co.uk yang dilansir liputan6.com, meski lahir dengan kondisi yang tak biasa, orangtua bayi tersebut tetap menyambut sukacita kelahiran putra mereka. Mereka menganggapnya sebagai keajaiban.
Biswajit Patro, ayah bayi ajaib tersebut, adalah seorang petani. Laki-laki ini tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya. “Kita hanya bisa bersyukur kepada Tuhan, tak peduli keadaannya. Kami akan menerima dia apa adanya. Kami sangat senang memiliki bayi laki-laki di rumah ini, “katanya.
Biswajit dan istrinya, Parul Patro, kini sibuk melayani tamu-tamu yang datang menjenguk bayinya.
“Sangat banyak yang mengunjungi bayi ini, dari para kerabat, tetangga bahkan orang-orang dari desa tetangga. Kami senang menjadi tuan rumah,” kata Biswajit.
Para dokter di rumah sakit setempat meyakinkan keluarga Patro bahwa mereka akan menangani bayi tersebut dengan baik. Namun belum jelas langkah-langkah apa yang dapat diambil untuk mengobati bayi malang ini.
Keluarga juga berharap bayi tersebut akan tumbuh menjadi anak yang sehat (*)
12:51:00 AM
tester
Artikel, Lokal News, unik
No comments

MITOS – Terkadang, dan tanpa diduga sebelumnya, tiba-tiba di dalam rumah yang lagi sepi muncul suara aneh semisal ada suara langkah kaki tetapi orangnya tidak nampak. Hal itu tentu akan membuat bulu kuduk merinding. Apalagi saat langkah kaki itu kedengaran oleh orang yang ada di dalam rumah itu, dapat dipastikan rambut akan terasa berdiri tegang dan terasa dingin. Apalagi kejadian seperti itu berlangsung pada malam hari dan malam Jumat atau malam Kamis lagi, akan semakin serulah rasa takut itu merajalela pada orang-orang di dalam rumah.
Salah seorang yang pernah merasakan hal seperti itu ialah Erwin, pria yang tinggal di Tanah Beru Kecamatan Bonto Bahari Kabupaten Bulukumba. Sebuah daerah di Bulukumba yang terkenal dengan produksi kapal Phinisi hingga ke manca negara.
Erwin bercerita soal mengalaman mistiknya tersebut ke Redaksi Majalah MITOS Makassar belum lama ini.
Erwin mengungkapkan, suatu malam yang kebetulan malam itu adalah malam Jum’at, malam yang dipercaya sebagai waktu munculnya banyak mahluk halus. Saat itu sekitar jam 23.00 wita, saat mana Erwin sedang istirahat sambil nonton tv bersama seorang sepupunya.
Saat asyik-asyiknya nonton tv, kemudian tiba-tiba Erwin dan sepupu mendengar suara langkah kaki melewati pintu, padahal pintu itu sudah tertutup. Bisa dibayangkan kalau pintu rumah sudah tertutup namun tiba-tiba ada orang masuk ke rumah dengan menembus daun pintu, dan orang itu sendiri tidak kelihatan raganya kecuali hanya langkah kakinya yang kedengaran, apa jatung tak berdegup kencang ?
Itulah yang dialami Erwin bersama sepupunya. Kedua orang ini sungguh ketakutan dan dengan bulu kuduk yang merinding kencang. Mengapa ada suara langkah kaki masuk rumah dengan menembus pintu yang sudah tertutup, dengan tanpa memperlihatkan tubuhnya seperti apa.
Kata Erwin lebih lanjut, langkah kaki itu menuju ke dapur belakang dan setelah beberapa menit langkah kaki itu menuju ke dekat Erwin. Erwin kemudian mendengar langkah kaki itu berhenti tepat di kursi ruang tamu.
Erwin lalu bertanya pada sepupunya itu ; “suara apa itu ?” lalu sepupu Erwin dengan tegar berusaha menjawab dengan sikap tenang namun tetap nampak rasa takut ;
”Tidak usah diperdulikan, kalau kita tidak mengganggu dia maka dia juga tidak akan mengganggu kita”
Dan anehnya, sebab tidak lama kemudian langkah kaki itu kedengaran menuju ke kamar sepupu perempuan Erwin.
Sebelum Erwin bertanya lebih jauh ke sepupu perempuannya itu, sang sepupu langsung menjelaskan, bahwa langkah kaki itu ialah langkah kaki mahluk halus yang merupakan penjaga rumah itu.
Tidak lama kemudian, suara langkah kaki itu hilang tak terdengar lagi. Namun demikian, Erwin tetap saja merasa ketakutan atas peristiwa tersebut. Dan sampai saat ini peristiwa itu selalu dia ingat pada saat-saat tertentu apabila dia berada di dalam rumah. Irwanto
12:51:00 AM
tester
Artikel, Lokal News, unik
No comments

MITOS — Talenta hidup yang dimiliki Pak Dayono (bukan nama sebenarnya) adalah sebagai penjual sate. Dia mangkal di sudut kota. Rumahnya yang megah terletak tak jauh dari rumahku. Saya sering main ke rumahnya untuk bantu-bantu. Dari sinilah saya bisa tahu, bagaimana Pak Dayono bisa sukses sebagai penjual sate sampai sekarang.
Sehabis menikah Pak Dayono mencoba meninggalkan tempat asalnya dan berusaha hidup merantau bersama istrinya. Dengan berbekal uang tabungan sewaktu masih bekerja di Jakarta, Pak Dayono merintis usaha berjualan sate.
Awalnya dia mangkal di pojok Alun-alun. Namun karena Alun-alun relatif sepi, maka cuma 2-3 orang saja yang membeli. Lima hari berturut-turut sepi pembeli, semakin menipiskan modalnya.
Akhirnya diputuskan untuk berjualan keliling dan hasilnya lumayan, pembeli ramai terutama saat melewati kompleks perumahan elite, tapi dua hari kemudian, hasilnya ngedrop lagi. Sepi pembeli.
Hari ke-4 semangat berdagang mulai turun drastis, karena dorongan istrinya, dia berangkat juga berdagang. Benar juga dugaannya, sudah jauh perjalanannya tak satu sunduk pun satenya dibeli orang.
Dengan langkah yang lemas, ia terus berjalan mendorong gerobak satenya. Setelah sampai di sebuah tikungan dia lalu memasuki berjalan lurus. Dalam perjalanan dia melihat kanan-kiri terdapat deretan rumah-rumah tua. Menurut cerita, pada zaman Belanda rumah-rumah itu adalah rumah dinas para pejabat tinggi.
MALAM semakin larut, Pak Dayono terus berjalan, pikirannya melayang memikirkan nasibnya. Banyak sekali pertanyaan yang muncul dalam benaknya, wajahnya menampakkan kecemasan.
Tiba-tiba langkahnya terhenti. Kaget karena di belakangnya telah
berdiri lelaki tua yang memanggilnya. “Mas! Beli satenya!”.
Maka dimundurkannya gerobak sate Pak Dayono.
“Beli sekodi aja ya mas, boleh kan?”
“Okh, tentu saja boleh, Pak!” jawab Pak Dayono.
Sambil mengkipas-kipas, sesekali dia melirik lelaki tua itu. “Aneh di zaman sekarang masih ada orang memakai pakaian Jawa lengkap model dalang. Malam-malam lagi,” kata Pak Dayono.
Saat sate selesai dibakar, diberi bumbu dan akan dibungkus, lelaki itu berkata: “Sebentar dulu, Mas. Boleh aku makan satu?”
Pak Tua itu mengambil sendiri satu sunduk sate dan memakannya. Setelah itu dia memberi komentar tentang sate itu. Lalu memberi resep istimewa. Lalu dia menyodorkan uang 20 ribuan.
Saat Pak Dayono akan mengambil kembaliannya, Pak Tua yang berdiri di depannya raib. Suasana di sekitar sepi mencekam. Bulu kuduknya berdiri, dia mempercepat dorongan gerobaknya dan balik ke rumah.
ESOK paginya, dicari uang 20 ribuan yang tadi malam diberikan Pak Tua berpakaian Jawa itu, tapi tak ada. Di sakunya hanya ada selembar daun kering. Hal itu meyakinkan dirinya, bahwa tadi malam dia baru bertemu lelembut. Dicoba diingat-ingat saran-saran yang diberikan pak tua itu, kemudian terlintas dibenaknya untuk mencoba saran-saran itu. Dan hasilnya memang jauh lebih enak.
Pertama-tama dia tunjukkan kepada istri dan tetangga terdekat untuk mencoba dan memberi penilaian. Mereka sepakat berpendapat, sate Pak Dayono telah mengalami perubahan luar biasa. Jauh lebih enak. Melalui gethok tular, akhirnya sate Pak Dayono makin terkenal. Dia berdagang keliling kembali.
Karena dagang kelilingan capai, maka dia sepakat dengan istrinya untuk membeli sebuah kios. Ketika kiosnya jalan, dari hari ke hari usahanya tambah maju.
Kini Pak Dayono memiliki 3 kios di kota yang berbeda. Berkat usaha satenya itulah ia kini telah mampu menguliahkan 2 orang anaknya, Salah satu anaknya berusia sama denganku. Alhamdulillah, Pak Dayono beserta istri juga sudah menunaikan ibadah haji. Saat aku tanya apa saja isi resep rahasia itu, beliau hanya bilang: “Ada deh. Yang penting halal. Semua itu berkat rahmat Allah SWT. Amin,” katanya mantap (*)
src : indospiritual
12:50:00 AM
tester
Artikel, Lokal News, unik
No comments

MITOS –Pembunuh Waria Dharma Putra Nurdin alias Fara ditemukan tewas di tempat usahanya di Salon Fara, Jalan Kom Yos Sudarso, Kelurahan Sungai Beliung, Kecamatan Pontianak Barat. Polisi memastikan waria tersebut korban pembunuhan pada Jumat (19/8/2016) sekitar pukul 22.30 WIB.
Hasil otopsi Tim Dokter Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalbar menyebutkan jika korban mati lemas. “Hasil otopsinya mati lemas, jadi korban ini dibunuh,” kata Kasatreskrim Polresta Pontianak Kompol Andi Yul Lapawesean, Sabtu (20/8).
Andi menuturkan, diduga korban sudah meninggal dua sampai tiga hari yang lalu. “Tim sudah sejak Minggu 19/8/16 melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini. Dengan hasil otopsi ini tentu sangat membantu kami untuk mengungkap pembunuhan waria ini,” ucapnya.
Lanta siapa pembunuh Fara ? Ternyata pelakunya tertangkap dengan cepat atas kegesitan pihak pepolisian setempat. Perstiwa ini cukup menhebohkan kota Pontianak.

Motifnya ternyata terkuak dengan ditangkapnya pelaku pembunuhan, Dharmawan Syahputra. Usai menjalani pra rekontruksi, Sabtu (27/8/2016) sore, ternyata pelaku pembunuhan ini mendapatkan pengalaman mistis yang membuatnya ketakutan. Tersangka Dharmawan Syaputra bercerita dalam perjalanan ke sel tahanan Mapolresta Pontianak seusai pra rekonstruksi, bahwa dirinya mendapatkan pengalaman mistis setelah dia membunuh Fara.
Dharmawan mengisahkan pengalamannya, bahwa dia bermimpi didatangi roh atau hantu Farah pada setiap malam, itu mulai terjadi sejak malam pertama dia membunuh Fara hingga malam-malam selanjutnya.
Dharmawan menjadi sangat ketakutan setiap roh Farah datang dalam mimpinya. Seolah-olah Farah datang bertanya mengapa Dharmawan membunuhnya. Hal itu terlihat raut muka Fara yang dingin tetapi dengan tatapan mata yang tajam penuh kebencian. Hanya saja roh Fara tak mengucapkan kata apapun.
Dan yang lebih mengejutkan Dharmawan, sebab selain mimpi didatangi Fara, ia juga sempat tersentak bangun setelah bermimpi ada tiga orang personel polisi menangkapnya di rumah keluarganya di Deli Serdang, Medan.
Dan ternyata mimpi itu menjadi kenyataan sebab benar-benar dia didatangi tiga personel Polresta Pontoanak yang langsung menangkapnya.
Atas kejadian itu, Dharmawan mengungkapkan permintaan maafnya kepada pihak keluarga korban, atas apa yang telah dilakukannya hingga berujung hilangnya nyawa Fara.
“Kepada pihak keluarga korban yang telah saya rugikan, saya minta maaf segala-galanya. Kepada pihak polisi, orangtua saya juga, saya minta ampun,” ujarnya di dampingi Kanit Jatanras, Ipda Suryadi.
Selain itu, Dharmawan juga meminta ampunan kepada istrinya, Yuliana, atas kasus yang sedang menimpanya saat ini.
“Kepada istri, minta maaf saya, apa yang saya lakukan ini saya minta maaf. Kepada pihak korban saya mohon ampun, minta ampun. Terima kasih,” sambungnya.
Tim Gaib MITOS mengatakan, apa yang dialami pelaku pembunuhan tersebut adalah disebabkan rasa takut yang menghantuinya. Karena rasa takut itulah yang membuat dia menjadi lemah sehingga roh korban dengan mudah masuk kedalam mimpinya. Dan hal seperti ini juga banyak dialami oleh pembunuh lainnya, yang dengan mudah didatangi oleh hantu orang yang dibunuhnya.
Logika gaib menginyasatkan, bahwa orang yang dibunuh sudah pasti rohnya akan gentayangan mencari orang yang membunuhnya. Dan pada saat itulah si pembunuh akan ketakutan akibat tekanan psikologi yang dengan mudah diteror oleh hantu orang yang dia bunuh. darna
12:49:00 AM
tester
Artikel, Berita Makassar, Lokal News
No comments

MITOS – Adalah Asrul Diganggu Setan Longgak, pria yang tinggal di desa Caramming kecamatan Bontotiro Kabupaten Bulukumba, pekan lalu bercerita ke Redaksi MITOS. Dia punya pengalaman mistik yang membikin bulu kuduknya merinding. Seolah rambutnya berdiri tegak setelah tahu bahwa di belakangnya berdiri sosok hitam tinggi yang tak lain adalah Setan Longgak. Mahluk halus bangsa Jin yang bertubuh besar dan tinggi, bahkan terkadang tingginya sama dengan pohon kelapa.
Cerita Asrul, kejadian ini berawal pada suatu malam yang kebetulan adalah malam Jum’at sekitar jam 24.00 wita.
Pada malam itu, Asrul pergi mengunjungi temannya di desa Kalumpang untuk menghadiri sebuah acara keluarga. Setelah acara selesai Asrul dan temannya bernama Alwi pulang ke rumah dengan berboncengan sepeda motor. Asrul yang membonceng Alwi dan melewati jalan mendaki. Maklum memang di kampung ini banyak badan jalan yang mendaki ataupun menurun. Desa Carammeng sendiri berada pada posisi cukup tinggi dari permukaan laut. Perjalanan dari Kalumpang ke Caramming banyak tanjakan sehingga sepeda motor harus berjalan pelan dengan menggunakan pesenelan rendah. Apalagi pada malam hari yang di sepanjang jalan tak ada lampu penerangan jalan.
Ketika sepeda motor melintas pada salah satu tanjakan, yang mamang lokasi tanjakan ini oleh penduduk setempat dikenal sangat angker, tiba-tiba mesin sepeda motor mati. Arsul dan Alwi pun turun dari motor dan berusaha menstater sepeda motornya agar mesinnya hidup kembali.
Hanya saja sekian kali motor itu distater tapi sama sekali tidak mau bunyi. Bahkan pengapian pada businya tak ada nyala api sama sekali. Keduanya bergantian menstater tetapi semua gagal. Keringat Asrul dan Alwi pun mengucur deras.
Sambil melap keringat dengan telapak tangan, Alwi menoleh ke area bagian belakang sepeda motor, lalu tiba-tiba jantungnya berdegup kencang. Bulu kuduknya merinding kencang. Rambut Alwi terasa berdiri kaku. Alwi ternyata lihat Setan Longga yang bertubuh besar dan sangat tinggi berdiri tak jauh dari bagian belakang sepeda motor.
Dengan penuh rasa takut yang luar biasa, Alwi berbisik ke Asrul memberitahu kalau di belakang mereka ada Setan Longgak hitam tinggi yang sedang berdiri. Rupanya ulah Setan Longak inilah yang menyebabkan sepeda motor Asrul mogok.
Asrul yang baru tahu soal Setan Longgak itu, juga ketakutan yang luar biasa. Kedua pria ini sama-sama takutnya berhadapan dengan Setan Longgak yang diyakini sebagai penjaga daerah tersebut.
Alwi yang sudah tak mampu bertahan tinggal di tempat itu, berusaja mau lari. Tetapi dia dilarang oleh Asrul. “Jangan lari sebab jangan sampai mahluk halus ini mengejar kita” kata Asrul kepada Alwi.
Asrul kemudian berteriak minta tolong pada penduduk setempat. Saat berteriak itulah Setan Longgak tersebut menghilang. Juga ada seorang warga yang datang mau memberi pertolongan.
Dan anehnya, ketika Asrul mencoba menstater motornya kembali, ternyata mesinnya langsung bunyi. “Alhamudulillah …” kata Asrul sambil mengucapkan terima kasih pada warga yang datang tersebut.
Walaupun demikian, sepanjang perjalanan Asrul dan Alwi tetap saja ketakutan hingga mereka tiba di rumahnya di Caramming. Irwanto
12:48:00 AM
tester
Artikel, Berita Makassar, Lokal News, unik
No comments

MITOS – Gedung Olahraga (GOR) PLN di Jl.Hertasning Makassar, ternyata dihuni mahluk banyak gaib. Mahluk gaib di tempat ini ada dari bangsa jin, juga ada roh manusia yang gentayangan. Kabarnya, ada pegawai PLN yang meninggal karena kesetrum listrik di sekitar bangunan GOR ini.
Dhian Harun, gadis yang akrab dipanggil Neneng (21) warga Jl.Jipang Raya Kelurahan Karunrung Kec.Rappoconi Makassar, adalah pelatih karate di ranting PLN Hertasning dan pemegang sabuk cokelat.
Senin malam, 12/9/2016, Neneng bersama temannya, Amelia, berada di GOR Hertasning untuk tujuan latihan bulutangkis. Mereka Iseng mau main bulutangkis sebab tak ada jadwal latihan karate. Maka masuklah mereka ke GOR tempat main bulutangkis.
Hanya saja lapangan bulutangkis ternyata sepi. Tak ada pemain yang datang latihan. Maklum hari lebaran Idul Adha. Neneng yang melihat keadaan sepi, bahkan lampu penerangan lapangan tidak menyala full, iseng dia minta tolong ke seperguruan karatenya, Naufal, agar memotret dia di lapangan bulutangkis itu. Dan jadilah Neneng dipotret dengan latar lapangan bulutangkis dalam kondisi cahaya lampu lapangan yang agak remang.
Namun apa yang terjadi, ternyata ada hal yang sangat mengejutkan. Sebab di dalam foto pada kamera milik Neneng, bukan hanya ada gambar Neneng di situ, tetapi juga ada gambar seseorang di belakangangnya yang tampak tersenyum ikut dipotret dan giginya terlihat jelas. Hanya disayangkan, sebab foto Neneng ini terlihat gelap seperti pada foto kedua di berita ini (asli) sehingga redaksi mencoba mengedit warna foto agar lebih terang, sebagaimana foto di atas.
Foto asli yang pecahayaannya belum diedit (dok MITOS)

Ketika foto di kamera Neneng merek Samsung ini diperlihatkan pada keluarga di rumahnya, sontak semua pada kaget. Ngeri melihat pernampakan hantu di foto Neneng. Hanya saja Neneng tenang-tenang saja, sebab cewek yang jadi pelatih karate di SMAN 9 Makassar ini mengaku tak pernah takut kalau hanya soal mahluk gaib. Walaupun dia tak menyangka juga kalau di dalam fotonya ternyata ada mahluk gaib yang ikut menampakkan diri.
Tim Gaib MITOS menjelaskan, bahwa apakah penampakan hantu di di foto ini adalah bangsa jin ataukah roh manusia yang sudah meninggal, belum dapat dipastikan sebelum dilakukan komunikasi khusus. Yang pasti ialah di GOR ini mahluk gaib bercampur antara bangsa jin dan roh manusia.
Dulu lokasi GOR PLN Jl.Hertasning ini adalah hutan yang kemudian berubah menjadi areal persawahan, kemudian akhirnya menjadi jalan raya dan dibanguni gedung, termasuk gedung PLN.
Biasanya mahluk gaib yang tadinya menempati pepohonan yang rimbun, ketika tempatnya ditebang lalu dibanguni gedung, maka mereka juga ikut mendiami gedung yang dibangun itu. Apalagi kalau GOR PLN ini misalnya, yang pada malam hari dalam kondisi sepi, maka mahluk gaib yang berkuasa di sini dan leluasa melakukan apapun yang mereka inginkan. Termasuk iseng ikut dipotret.
Perlu diketahui, bahwa mahluk gaib yang mampu menampakkan dirinya dalam foto meskipun dengan menggunakan kamera yang tidak terlalu canggih, itu artinya mahluk gaib bersangkutan sudah punya ilmu yang tinggi, sudah punya kemampuan yang tinggi untuk leluasa memperlihatkan dirinya. Sebab pada intinya, mahluk gaib memang selalu punya keinginan untuk memperlihatkan dirinya pada manusia di sekitarnya. Hanya saja manusia biasanya ketakutan bila melihat mahluk gaib. darna
12:47:00 AM
tester
Artikel, Berita Makassar, Lokal News, unik
No comments

MITOS – Seperti diberitakan Majalah MITOS edisi lalu, tentang sosok hantu yang muncul di belakang Neneng saat dia difoto oleh rekannya, Naufal, di lapangan bulutangkis GOR PLN Jl.Hertasning Makassar, Senin 12 September 2016 jam 16.30 ; pada Sabtu sore 17/9/16 MITOS mengundang Dhian Harun alias Neneng untuk wawancara di kafe Olala Jl.Boulevard. Gadis kelahiran 7/7/1993 ini bercerita tentang bangsa jin yang gentayangan di GOR PLN ini.
Cerita Neneng, dia adalah pelatih karate di Karatedo ranting PLN Jl.Hertasing. Maka dia pun selalu melatih olah atlit raga Karate di GOR PLN Hertasing. Di GOR ini juga ada lapangan bulutangkis dimana Neneng tercatat pula sebagai pemain Bulutangkis wanita di sini.
Pada sore menjelang magrib, 12/9/16, Neneng ke GOR tujuan main bulutangkis. Namun ternyata lapangan lagi sepi, maklum hari lebaran Idul Adha. Karena masuk waktu magrib, Neneng bermaksud shalat magrib di mushallah GOR yang terletak di sudut lapangan.
Tetapi Neneng merasakan ada yang melarang shalat, maka dia pun tak jadi shalat. Bahkan dengan samar, maklum lampu penerangan lapangan sebagian besar dipadamkan, ada mahluk halus sebangsa jin yang seolah mengajak Neneng berfoto. Maka Neneng pun minta rekannya, Naufal, untuk memotrenya meskipun di tempat yang agak gelap. Lantas Neneng merasakan ada seseorang yang berdiri di belakangnya. Neneng merasakan bulu kuduknya berdiri, dan minta ke Naufal cukup sekali saja memotret.
Naufal yang memotret Neneng juga kaget sebab lewat kamera dia melihat ada orang berdiri di belakang Neneng, sosok pria, padahal Neneng hanya sendirian difoto. Gemparlah suasana di GOR soal hantu yang muncul di foto Neneng, dan akhirnya termuat di Majalah MITOS.
Neneng merasakan jin yang muncul di fotonya itu adalah jin dari kalangan iblis. Buktinya, jin ini mempengaruhinya agar tidak shalat magrib. Sedang jin lainnya tak pernah ada yang seperti ini, yang menghalangi orang shalat. Kata Neneng, bangsa jin memang juga berbeda-beda, ada yang Islam, ada non muslim, dan banyak yang tak beragama alias keturunan atau kelompok iblis. Bangsa jin tak bisa dijustifikasi bahwa semuanya iblis. “Itu keliru” kata Neneng, yang seolah menyindir banyak penceramah agama yang cuma tahunya menyapu rata bahwa semua jin itu setan atau iblis. “Padahal itu keliru” kunci Neneng.

Neneng sebenarnya memang sejak di SMP sudah punya kemapuan berkomunikasi dengan mahluk halus. Di GOR PLN ini beberapa jin sering ditemani berkomukasi, namun pada umumnya jin di GOR ini tak pernah menghalanginya untuk shalat di mushallah. Neneng sudah terbiasa melihat mereka bangsa jin di tempat ini. Dan mereka sering mengubah dirinya mirip dengan para pemain bulutangkis di tempat ini. Neneng sering dengan leluasa melihat dengan mata kepala sendiri tingkah laku mereka. Mereka suka iseng juga ikut main bulutangkis di tempat ini. Namun tentu saja para pemain bulutangksi tak melihatnya.
Hanya saja pada Senin 12/9/16 tersebut, tiba-tiba muncul jin yang tak dikenal oleh Neneng, yang lantas menggodanya agar tak usah shalat magrib. Dia inilah yang mengarahkan agar Neneng mau difoto. Jin lainnya mengatakan ke Neneng, jin yang satu ini memang lama baru muncul lagi, dan dia sangat ingin dipotret.
Menurut Tim Gaib Majalah MITOS, jin yang muncul di foto Neneng ini, sesungguhnya sudah cukup lama berlatih agar memiliki kemampuan untuk memunculkan dirinya kepada manusia, termasuk kemampuan memunculkan dirinya dalam kamera foto.
Tiak semua bangsa jin memiliki kemampuan menampakkan diri. Mereka harus belajar dan berlatih unuk memiliki kemampuan penampakan. Artinya, tak semua bangsa jin bisa dengan mudah menampakkan diri. Mereka harus melalui proses belajar dan latihan penampakan yang lama. darna
12:46:00 AM
tester
Artikel, Lokal News, unik
No comments

MITOS — Memiliki kebiasaan mengganggu seseorang yang lagi sementara shalat memang merupakan suatu tindakan yang tidak terpuji, namun tetap saja yang namanya manusia ada saja yang memiliki kebiasaan centil atau usil kadang kita jumpai baik di mesjid, mushallah, kantor dan rumah.
Hal ini bisa kita lihat, bukan saja di kalangan anak-anak namun ada juga kalangan remaja hingga orang dewasa. Di masa lampau, masa kini atau mungkin masa depan nanti. Kebanyakan dari mereka memang belum begitu memahami, betapa sakral dan tingginya kedudukan ibadah yang namanya shalat yang merupakan bekal kita untuk menghadap kepada Yang Maha Kuasa.
Melihat fenomena yang sering kali dianggap sepele ini, mendorong siapa saja untuk meningkatkan perhatian terhadap pendidikan dalam bidang agama kepada anak di usia dini. Namun banyak juga yang langsung menegur saat menyaksikan ada anak yang menggaggu temannya saat shalat, namun ada juga yang melakukan pembiaran karena merasa lucu.
Syahril Djalaluddin yang lahir di Makassar 32 tahun silam, saat ini berdomisili di perumahan Mangga Tiga, Daya Makassar. Bapak dari 3 orang putri ini bercerita, yang di masa SMK sering sekali mengerjai sahabatnya yang lagi shalat dengan menaruh helm di tempat duduk pada saat temannya sedang sujud dalam shalat, sehingga pada saat bangun dari sujud, sahabatnya langsung terpental kedepan. Atau dia memasang momok wajah yang sangat lucu sehingga mengundang sahabat yang sementara mengusahakan untuk khusyuk dalam shalat menjadi ikut tertawa.
Sampai suatu waktu dia bermimpi didatangi sosok berjubah putih mengendarai kuda, yang dalam mimpinya dia mendapat teguran untuk tidak mengulangi segala perbuatan yang sering ia lakukan.
Dia juga bercerita “ngeri bos” klo diingat tentang mimpi itu. Ia juga enggan untuk menceritakan lebih detail peristiwa yang ia alami dalam mimpi itu, sehingga sampai saat ini ia tidak lagi berani mengganggu sahabatnya yang lagi shalat, malah dia skarang menjadi orang sangat rajin sholat dan membimbing anak dan istrinya untuk lebih giat dalam shalat.
Berbeda dengan yang dialami oleh Widi Pariwisata , pria kelahiran Cilacap tanggal 11 Mei 1985 ini, dia bekerja pada salah satu perusahaan swasta di bilangan Jalan Sultan Alaudin, kota Makassar. Dia bercerita kepada wartawan MITOS di tempat ia bekerja. Dia cerita bahwa senang sekali mengganggu sahabatnya yang lagi shalat pada saat jam istirahat. Dia bukannya turut serta dalam mengerjakan shalat malahan dengan usilnya memasang wajah tersenyum lucu di hadapan yang lagi shalat, hingga membuyarkan konsentrasi untuk khusyuk dalam shalat. Suatu waktu pada saat jam istirahat dia mengalami suatu situasi yang ia tidak mengerti sama sekali ;
“dibilang mimpi ? bukan, dibilang sadar ? tapi perasaan seperti tertidur, entah apa namanya itu mas” ucapnya.
Dalam suasana demikian dia melihat sosok bertubuh tinggi, besar, hitam dan sangat menyeramkan dengan membawa pemukul seperti pentungan besar yang dibalut duri yang sangat banyak mendatanginya dan langsung menghajarnya tanpa sepatah kata atau basa basi yang sontak membuat Widi berteriak minta ampun sembari menanyakan “apa salah saya?”. Setiap pertanyaan yang ia ajukan langsung dihadiahi pukulan yang berulang. Sekitar 6-7 kali bertanya ia hanya mendapat pukulan tanpa dijawab. Akhirnya dia menjadi lemas dan sadar sembari bertanya dalam hati apa mungkin ini akibat dari perbuatannya yang sering mengganggu orang yang lagi shalat ?
Sehabis itu badanku serasa lemas dan mau rontok smua mas, ucapnya. Dan dari kejadian itu, dia tidak lagi mau mengganggu sahabat-sahabatnya yang lagi shalat. Hanya saja dia juga mengakui dan sadar diri belum bisa dan masih terasa berat untuk melaksanakan shalat, sambil bercanda sang wartawan berkata : “apa menunggu kedatangan malaikat maut yang membawa pentungan atau akan mencabut nyawa, baru mas mau shalat?, dengan tersenyum dan wajah yang pucat ia menjawab : “mudah-mudahan tidak deh mas, tobat yang benar-benar tobat saya dari ngusilin teman-teman” ali
Sunday, October 16, 2016
4:49:00 PM
tester
Artikel, Lokal News, unik
No comments

MITOS — Minggu lalu (2/10) tepat pada tahun baru Islam 1 Muharram, masyarakat Tanjung Benoa digegerkan dengan penemuan ikan duyung. Cerita ikan duyung ini memang fenomenal di masyarakat. Berbagai mitos bermunculan dengan ikan yang tergolong langka ini.
Cuaca di Tanjung Benoa, Badung, Bali, tepatnya di perairan utara saat itu sedang mendung sekitar pukul 14.15. Air laut pun dalam keadaan surut. Para nelayan saat itu sedang beristirahat, menikmati suasana pantai dengan embusan angin laut.
Suhardi Indar Jaya, saat itu sedang duduk sambil menikmati bubur kacang ijo untuk menghangatkan badan bersama teman-temannya. Saat pandangannya mengarah ke laut, Suhardi melihat ada seekor ikan berwarna cokelat seperti terdampar di bibir pantai.
Merasa penasaran, Suhardi dan teman-temannya menangkap ikan itu.
“Saya pikir ikan laut biasa, tapi ada teman saya yang tahu kalau ikan tersebut ternyata ikan duyung,” ujar pria 47 tahun itu.
Saat ditangkap, ikan duyung berukuran 1 meter 20 cm dan lebar mencapai 30 cm ini dalam keadaan terluka di bagian perut. Lebar luka mencapai 5 cm dengan kedalaman 1 cm. Diperkirakan, luka itu karena dimakan gurita laut.
Usai menangkap ikan duyung, warga Tanjung Benoa ramai berdatangan menyaksikan momen langka itu. Suhardi yang bekerja sebagai nelayan selama 30 tahun ini ternyata bukan pertama kalinya menemukan ikan duyung.
Pada 2009 lalu, Suhardi juga pernah menemukan ikan duyung, namun dengan ukuran berbeda.
“Yang dulu itu ukurannya lebih kecil, sekitar 1 meter,” ungkapnya.
Karena pengalaman menyelamatkan ikan duyung sebelumnya, Suhardi langsung bertindak cekatan menyelamatkan temuan itu.
“Saya langsung hubungi Pol Air, BKSDA, KKP agar bisa menyelamatkan ikan duyung,” katanya.
Namun lama tak kunjung datang, Suhardi kemudian membawa ikan duyung tersebut ke rumahnya. Bak kolam udang lobsters yang dimilikinya berubah menjadi tempat penampungan ikan duyung.
Menariknya, Suhardi pun mencoba mengobati luka ikan duyung tersebut dengan minyak Sumbawa.
“Kalau minyak Sumbawa setelah dioleskan kan nempel, jadi bisa ditaruh kembali di kolam udang,” tuturnya.
Warga pun ramai-ramai datang ke rumah Suhardi. Mereka datang tidak dengan tangan kosong. Sekitar 60-70 orang datang membawa kapas. Untuk apa kapas itu?
“Untuk meminta air mata duyung. Ada kepercayaan air mata duyung ini untuk pengasih. Bisa buat pelaris dagangan atau buat cari cewek,” katanya.
Terlebih, ikan duyung ditemukan bertepatan dengan hari raya Islam tahun baru 1438 Hijriyah.
“Jadi warga berbondong-bondong datang, apalagi bertepatan malam 1 Suro. Saya izinkan tapi secara perlahan-lahan usap-usap nya di bagian bawah mata ikan duyung itu,” ujarnya.
Hal menarik lainnya diceritakan oleh Suhardi. Semalam sebelum ikan duyung ini terdampar, Suhardi mengaku sempat bercerita dengan lima orang temannya soal ikan duyung yang ditemukannya dulu pada 2009.
“Eh ternyata esok harinya, saya malah menemukan kembali ikan duyung,” katanya.
Selanjutnya ikan duyung tersebut dievakuasi di bawah pengawasan medis, Petugas KSDA dan petugas BPSPL.
Di tempat yang berbeda, Kepala Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Bali, Made Mastra saat ditemui di kantornya mengatakan ikan duyung tersebut jenis yang dilindungi di Indonesia, sesuai dengan PP Nomor 7 Tahun 1999.
Ikan duyung ini masih dalam kondisi bayi. Diperkirakan masih berumur 1 tahun ke bawah, sehingga masih agak lemah (jpnn)
Subscribe to:
Comments (Atom)



